Seminar dan Bakti Sosial KPLA FK Unair

News, PIH Unair, 10-05-2012

Risma : Walau Hanya Pasukan Kuning, Mereka Tetap Berjasa

Jangan dipandang sebelah mata, sekalipun pekerjaannya hanya ngurusi sampah, hargailah keberadaan dan peran para pasukan kuning. Demikian sambutan Wali Kota Surabaya  Tri Rismaharini ketika menghadiri acara penyuluhan dan Bakti sosial KPLA FK Unair dihadapan puluhan orang pasukan kuning di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Minggu, (06/5).

Acara yang digelar oleh Mahasiswa FK Unair yang tergabung dalam Kelompok Pengkaji Lingkungan Aesculap (KPLA) FK Unair ini sengaja melibatkan para pasukan kuning dengan memberikan penyuluhan kepada mereka seputar K3 dan teknik pengolahan sampah sederhana, dengan harapan dapat mengoptimalkan kinerja mereka di lapangan.

Dalam kesempatan, Risma menyampaikan terima kasih karena kegiatan mahasiswa FK Unair telah melibatkan pasukan kuning.Baginya, ini merupakan bentuk kepedulian untuk menumbuhkan kebersamaan mewujudkan Kota Surabaya yang bersih.

“Jangan lupa ya pak, nanti ketika kegiatan penyuluhan diberi fasilitas seperti sepatu boot atau sarung tangan tolong di pakai ya, karena saya tau betapa sulitnya menyadarkan para bapak pasukan kuning ini untuk selalu mengenakan perlengkapan kerja, soale sumuk ya pak,”imbuhnya dihadapan puluhan pasukan kuning dan peserta acara.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya ini mengaku sudah cukup lama bersahabat dengan para pasukan kuning. “Rasanya saya jadi ikut sakit hati kalau ada orang yang buang sampah sembarangan. Sekalipun pekerjaan mereka hanya ngurusi sampah, namun tanpa mereka mustahil Surabaya bisa bersih,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua acara Ditto Darlan mengatakan, kegiatan penyuluhan pasukan kuning menjadi bagian dari agenda acara Seminar dan Bakti Sosial PTBMMKI Se- Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara yang berlangsung selama tiga hari (4-6 Mei 2012) di FK Unair. Acara ini di gelar oleh Mahasiswa semester 2009 FK Unair sebagai anggota KPLA GPN XXI Mahasiswa FK Unair FK yang tergabung dalam Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI).

Puluhan delegasi mahasiswa dari berbagai fakultas kedokteran di wilayah Jawa timur, Bali dan Nusa Tenggara hadir dan mengikuti serangkaian kegiatan meliputi seminar SPGDT, triage, BLS, Bebat Luka , transportasi , evakuasi dan Radio Komunikasi, skill station dan simulasi PPGD.

“Pemaparan materi dan simulasi PPGD ini penting untuk membekali mereka kemampuan dasar teknik prehospital secara benar , sehingga mereka memiliki keberanian dan kesigapan dalam menghadapi situasi bencana,”jelasnya. 

 Selain berlangsung di FK Unair, rombongan peserta juga diajak tour ke kawasan Green and Clean Surabaya di Dukuh Setro Surabaya.” Dalam acara ini, peserta diajak mengunjungi kawasan Dukuh Setro. Bekerjasama dengan pihak RT/ RW setempat, disana mereka akan diperkenalkan teknik water treatment, composting dan teknik biofor sebagai program unggulan dan inovatif di wilayah tersebut,” imbuhnya.

Pembina Baksos FK Unair Dr. Sulistiawati, dr., M.Kes menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan FK Unair terhadap program Green and Clean Kota Surabaya, yakni dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan teknik pengolahan sampah sederhana kepada para pasukan kuning, dengan harapan dapat meningkatkan kinerja mereka di lapangan. Tak hanya itu, melalui kegiatan ini para pasukan kuning juga mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, dibagikan sembako dan perlengkapan kerja seperti sepatu boot dan sarung tangan.*fy

 
 

 

Warta Unair

Agar Bioproduk Diterima Dan Diakui

ITD - WARTA UNAIR

Sebuah riset dapat diterima masyarakat dan pusat riset nasional serta internasional jika dilaksanakan se...

 
Read more

Agenda 26-11-2014