Klinik Gigi Spesialis Terpadu RSGM FKG Unair : Bidik Pasien dengan Layanan Cepat, Aman, Benar

Fokus, humas_ua, 12-08-2010

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. Moestopo 47 Surabaya, siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dari segala lapisan. Hal itu seiring telah diresmikannya Gedung Pendidikan (tiga lantai) dan Klinik Bedah Mulut hasil renovasi, pada Senin 9 Agustus 2010 kemarin. Klinik tersebut adalah Klinik Gigi Spesialis Terpadu kelas VIP di RSGM tersebut.

Dengan demikian mulai saat ini pelayanan di RSGM FKG Unair terbagi menjadi tiga kategori, yaitu pelayanan umum oleh mahasiswa S1 (under graduate), pelayanan umum dokter gigi PPDSG/pascasarjana, dan Klinik Gigi Spesialis Terpadu untuk pasien umum kelas VIP. Pada klinik gigi spesialis terpadu tersebut pasien bebas untuk minta perawatan kepada dokter gigi spesialis yang dikehendaki, yang ada di FKG Unair, yaitu spesialis bedah mulut, konservasi gigi, orthodonsia, periodonsia, prosthodonsia, pedodonsia (gigi anak), dan spesialis penyakit mulut.

”Kami mempunyai keunggulan pada sumber daya manusia, sehingga kami ingin memberikan One Stop Service secara terpadu di satu atap. Kami ingin mengimbangi semaraknya klinik modern diluar dengan pelayanan yang profesional,” tandas Dekan FKG Unair Prof. Dr. Ruslan Effendy, MS., drg., Sp.KG.

Prof. Ruslan tidak berkenan menjelaskan berapa besarnya biaya yang dihabiskan untuk merenovasi klinik hingga menjadi pelayanan VIP itu, yang jelas sekarang sudah tersedia peralatan canggih serba computerized. Di ruang VIP lantai I, terdapat lima buah kamar rawat dan satu kamar khusus untuk operasi gigi dan mulut. Peresmian klinik VIP itu kemarin bersamaan dengan peresmian gedung pendidikan tiga lantai seluas 1.600 m2. Di lantai I untuk bedah mulut, lantai II terdapat 12 ruang PBL, dan lantai III ruang-ruang praktising untuk mahasiswa sebelum masuk klinik.

Ketika ditanya wartawan, apakah dengan membangun pelayanan klinik gigi kelas VIP ini dimaksudkan untuk memberikan alternatif pilihan perawatan gigi kepada golongan masyarakat tertentu yang selama ini memilih perawatan keluar negeri, Prof. Ruslan Effendy pun membenarkan. Menurutnya, pembangunan klinik gigi tersebut memang ditujukan untuk  mengantisipasi kearah sana, tetapi setidaknya RSGM siap untuk menjadi rujukan, khususnya bagi perawatan kesehatan gigi di kota Surabaya dan kawasan Indonesia Timur.

”Itulah tantangan kita, dan sebenarnya kita itu tidak kalah dengan yang di luar negeri, hanya bagaimana kita memberikan pelayanan ekstra seperti yang dimaui pasien,” katanya. Ia kemudian mencontohkan, seorang pasien menghendaki konsultasi atas giginya yang bermasalah, kemudian minta giginya dicabut, dan sebagainya. Setelah dicabut itu maka tindakan dan perawatan seperti apa yang harus dilakukan, di RSGM inilah akan dilakukan dan semua ditangani oleh ahlinya masing-masing.

Dekan FKG Unair itu membenarkan bahwa sekarang ini marak berkembang klinik-klinik swasta secara modern. Atas kenyataan itulah pihaknya ingin mengungguli, sebab RSGM Unair memiliki banyak dokter gigi spesialis dari berbagai disiplin keahlian. Sedang kelebihan lain pada Klinik Gigi Spesialis Terpadu di FKG ini adalah pada pelayanan satu atap.

”Harapan kami, nanti klinik pelayanan di RSGM ini menjadi Satuan Usaha Akademik (SUA) sehingga akan menambah income fakultas dan selanjutnya bisa untuk pengembangan pendidikan dan kesejahteraan karyawan/dosen,” tambah Prof. Ruslan Effendy.

Cepat, Aman, Benar

Sementara Kepala RSGM-FKG Universitas Airlangga, drg. Achmad Hariadi, MS., Sp.BM., yang mendampingi Dekan FKG juga menjelaskan, dengan selesainya renovasi klinik gigi spesialis VIP ini pihaknya bertekad memberikan tiga pelayanan perawatan, yaitu nyaman (tempatnya), cepat (pelayanannya), dan profesional dengan metode perawatan yang benar.

”Tiga hal itu yang kami tawarkan dalam pelayanan: enak, cepat, dan terpenting benar metodenya,” kata drg. Achmad Hariadi, usai peresmian.  Ia tidak mau membuat penilaian dan perbandingan dengan pelayanan pada klinik gigi swasta, tetapi yang pasti di lembaga yang dipimpinnya akan merawat pasien sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Bedanya dengan praktik swasta, RSGM punya keunggulan pada SDM, yaitu memiliki banyak tenaga ahli spesialis yang profesional, dan pelayanannya diberikan dalam satu atap sehingga lebih memudahkan pasien.

Pihaknya sengaja membuat pelayanan kelas VIP, dimaksudkan untuk mengantisipasi pasien yang menghendaki perawatan lebih dari yang lain. Untuk menyesuaikan dengan pelayanan, maka pihaknya juga menambah mutu pelayanan baik dari segi profesionalitas, perawatan yang benar dan prosedural, serta tempat yang lebih nyaman.

Harapan dari pembenahan ini, RSGM bisa memenuhi apa yang dikehendaki para pasien, baik yang berasal dari Surabaya dan sekitarnya, maupun dari Indonesia Timur yang selama ini masih mempercayai perawatan di luar negeri. Yang jelas, pihaknya ingin lebih dari yang ada pada klinik swasta, sebab klinik di RSGM ini sekaligus sebagai embrio Satuan Usaha Akademik (SUA) dari FKG.

”Kepada semua pasien, kami menganggap sebagai raja, jadi dimana pasien memerlukan suatu perawatan yang dikehendaki, maka kami harus melayani termasuk memilih dokter yang dikehendaki. Dan saya yakin pasien sekarang ini sudah pinter dalam hal memilih siapa yang dikehendaki, siapa yang dinilai handal, yang terampil, dan sebagainya untuk merawat dirinya,” tambah drg. Achmad Hariadi.

Perihal biaya perawatan, drg Achmad hariadi menyebutnya relatif dan bervariasi, mulai dari administrasi awal, konsultasi, hingga tindakan operasi. Tetapi kalau konsultasi saja rata-rata antara Rp 50.000,- sampai Rp 100.000,- dan bergantung pada bagaimana konsultasinya. Tetapi ia berterus terang bahwa dengan pelayanan yang baik, benar dan mumpuni, maka nilai perawatan itu bersifat relatif. ”Yang pasti kita akan merawat secara profesional dan dengan moral, sesuai slogan Universitas Airlangga Excellence With Morality,” kata drg. Achmad Hariadi.

 
 

 

Warta Unair

Agar Bioproduk Diterima Dan Diakui

ITD - WARTA UNAIR

Sebuah riset dapat diterima masyarakat dan pusat riset nasional serta internasional jika dilaksanakan se...

 
Read more

Agenda 24-11-2014