Tahun Ini Jatah Beasiswa Bidik Misi di Unair Naik

Fokus, PIH Unair, 07-02-2013

Kantor Manajemen-Warta Unair

 Kuota Beasiswa Bidik Misi di Universitas Airlangga (Unair) untuk tahun 2013 dipastikan naik. Kabar baik itu dipertegas oleh Dr. M.G. Bagus Ani Putra, S. Psi., Psi Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair. “Kuota penerima  Beasiswa Bidik Misi di Unair tahun ini naik dari 850 menjadi 950-1000,” kata Bagus berdasarkan Data Realisasi Penerimaan Beasiswa Mahasiswa S1 dan D3 Unair yang dihimpun oleh Direktorat Kemahasiswaan.

Tahun lalu (2012), jumlah penerima Bidik Misi di Unair adalah 850 mahasiswa. Sementara untuk tahun 2010 dan 2011 total penerima Bidik Misi adalah sebanyak 1250 mahasiswa. Sehingga total penerima Bidik Misi dari tahun  2010-2012 adalah sebanyak 2300. “Jumlah itu adalah berasal dari Bidik misi Nasional dan Bidik Misi Unair,” tambahnya.

Kenaikan kuota penerima beasiswa Bidik Misi tersebut merupakan imbas dari kebijakan Kemendiknas. “Kebijakan ini tentunya  mengikuti kuota bidik misi nasional yang tahun ini menjaring sebanyak 150.000 mahasiswa kurang mampu,” jelas Bagus. Sebelumnya, kuota penerima Bidik Misi adalah sebanyak 92.000 mahasiswa penerima.

Ada sebanyak 4.995 (jumlah penerima beasiswa/fakultas) dari 24.020 (jumlah mahasiswa fakultas) yang menerima beasiswa di Unair untuk tahun 2012. “Ada 21% mahasiswa Unair yang memperoleh beasiswa,” ungkapnya. Itu artinya Unair sudah melampaui ketentuan pemerintah yang mewajibkan sekurang-kurangnya 20% penerima beasiswa dari total mahasiswa.

Dalam persyaratan beasiswa Bidik Misi 2013, tertera syarat ketidakmampuan secara ekonomi. Kriteria ketidakmampuan itu adalah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali yaitu sebesar-besarnya Rp 3 juta per bulan. Besarnya pendapatan itu adalah rata-rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir. Ketentuan lain, pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal adalah Rp 750 ribu per bulan. Nantinya, mahasiswa yang menerima beasiswa akan mendapat tunjangan hidup per bulan selama empat tahun kuliah S1 di Unair.

Selain Bidik Misi, untuk tahun ini dipastikan semua peluang beasiswa yang ada di Unair juga mengalami peningkatan. Unair juga mematok kenaikan target penerima beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Beasiswa Afirmasi Dikti dan Beasiswa lai-lain. “Target tahun ini untuk beasiswa PPA sebanyak 2000, Beasiswa Afirmasi sebanyak 12 dan beasiswa lain-lain sebanyak 866,” imbuh Bagus.

Ketua PIH UA itu menegaskan mahasiswa kurang mampu juga bisa kuliah di Unair. “Banyak peluang beasiswa di Unair. Ini menepis anggapan bila Unair itu kampus yang mahal. Banyak mahasiswa yang tidak mampu pun bisa kuliah disini,” tegasnya.

Ada 32 macam beasiswa di Unair, didalamnya termasuk beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dan Beasiswa Unggulan. Ragam beasiswa di Unair juga banyak yang berasal  dari alokasi dana yayasan, instansi atau perusahaan. Beberapa diantaranya berasal dari Yayasan Supersemar, Yayasan Toyota Astra, Pr. Djarum, Bank Mandiri, BRI, BNI dan Eka Tjipta Foundation. Kuz9

 
 

 

Warta Unair

Dorong Pelaku Usaha Mikro Berinovasi

REKTORAT, WARTA UNAIR – Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, pelaku usaha mikro perlu dipersiapkan untuk memperhatikan...

 
Read more

Agenda 01-09-2014