Teater Gapus FIB UA Gelar Festival Sastra dan Seni

News, PIH Unair, 28-01-2013

FIB-Warta Unair

Lorong Fakultas Ilmu Budaya disulap menjadi sebuah galeri seni pada Sabtu, (26/1). Lukisan serta berbagai properti dan foto pentas Teater Gapus-Fakultas Ilmu Budaya dipamerkan. Sebuah lukisan dari cat minyak berkisah kelahiran seorang bayi menyambut kedatangan setiap pengunjung. Lukisan tersebut merupakan satu dari 17 lukisan komunitas pelukis Surabaya dan sekitarnya, serta alumni mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga yang dipamerkan dalam pembukaan Festival Sastra Seni Pertunjukan Avantgarde ke-23 (FESSPA XXIII).

Pembukaan yang dihadiri sekitar 50 orang ini, dilakukan pada pukul 13.00 di Hall Fakultas Ilmu Budaya dengan launching mini album oleh divisi musik Teater Gapus yang berjudul Air Mata Buaya. Air Mata Buaya berisi, dua lagu yang berjudul Aduh Abang Sayang dan Rindu Halimah. “Dua lagu ini merupakan lagu lama yang selalu hadir di pementasan Teater Gapus, dan baru saja direkam,” ungkap Suryadi, salah satu anggota pemusik Teater Gapus. “Kami mengajak para pendengar musik air mata buaya ini masuk ke dalam ruang sunyi, sehingga bisa merasakan bagaimana cinta itu diaduk-aduk,” lanjutnya.

Festival yang diadakan hampir setiap tahun oleh Teater Fakultas Ilmu Budaya ini telah dipersiapkan sejak bulan Oktober 2012. “Festival ini akan berlangsung kurang lebih tiga minggu, sejak 26 Januari 2013, sampai malam puncak, 14 Februari 2013,” ujar Ubaidillah, Ketua panitia FESSPA XXIII. Berturut-turut akan diadakan Pameran Gua Imajiner, Peluncuran Antologi Cerpen “Penggali Sumur” karya Zaki Zubaidi, Lomba Menulis Puisi dan Cerpen untuk Tingkat SMA Se-Jawa Timur, Parade Teater Lintas Generasi, serta Malam Puncak Festival.

Menurut mahasiswa Departemen Sastra Indonesia angkatan 2011 ini proses managemen acara FESSPA XXIII cukup banyak tantangannya. Panitia harus mengatur managemen acara festival dan menagemen pementasan (sebagai pemain, dan lain-lain) secara bersamaan. Teater yang berdiri sejak 28 Oktober 1989 ini, akan mementaskan dua pertunjukan teater, yaitu Dua Pepaya Tegang Tinggi dan Tamu Istimewa pada Malam Puncak 14 Februari 2013 nanti.

Selain memajang berbagai karya seni dan pertunjukan serta menjadi ajang reuni anggota Teater Gapus dan seniman lain di Jawa Timur, festival ini juga membuka kesempatan untuk berkarya dan mengapresiasi seni bagi mahasiswa dan pelajar. Intan

 

Teks Foto:

Intan/Warta Unair

Launching mini album Divisi Musik Teater Gapus saat pembukaan Festival Sastra Seni Pertunjukan Avantgarde ke-23 (FESSPA XXIII) di Hall FIB UA, Sabtu, (26/1).

 
 

 

Warta Unair

Dorong Pelaku Usaha Mikro Berinovasi

REKTORAT, WARTA UNAIR – Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, pelaku usaha mikro perlu dipersiapkan untuk memperhatikan...

 
Read more

Agenda 02-09-2014