Seleksi Mandiri II Aman Perjokian

News, PIH Unair, 09-08-2012

Humas Universitas Airlangga

Seleksi masuk Universitas Airlangga melalui ujian tertulis Jalur Mandiri II yang dilaksanakan terfokus di kampus B, Minggu 29 Juli 2012, berlangsung lancar dan aman dari perjokian. Dari 3.701 pendaftar yang melakukan verifikasi, kemarin ada belasan yang tidak hadir di lokasi ujian (absen). Selain itu panitia juga mencurigai dua peserta kelompok IPS sehingga diminta untuk diawasi secara ekstra, namun kenyataan di ruang ujian mereka tidak terbukti melakukan gerak-gerik yang mengindikasikan perjokian. Mereka berada di satu ruang di Gedung C kampus FISIP Unair.

Panitia pengawas di ruang Aula KRT Fadjar Notonegoro Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair juga sempat dibuat ”terkejut” dengan adanya alarm digital yang berbunyi terus-menerus dari sebuah handphone (HP) peserta yang dikumpulkan bersama tasnya di bagian depan ruang ujian. Setelah tas sumber bunyi diketemukan dan dilakukan pemeriksaan oleh beberapa pengawas, ternyata hanya bunyi alarm pengingat waktu (timer) yang distel pukul 09.00 WIB.

”Alhamdulillah hanya alarm HP yang mungkin lupa tidak dimatikan,” kata Drs. Punari, petugas pengawas di ruang tersebut.

Tim pengawas di Panitia Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair yang dipimpin Heru Tjaraka, Drs., Ak., M.Si., juga melakukan sweeping pengawasan room to room (dari ruang ke ruang ujian yang lain) untuk mengecek apakah benda-benda elektronik digital sudah dilepas dan jauh dari peserta, terutama jam tangan (arloji) digital. Pada beberapa ruang memang ada yang baru seketika itu jam digital milik peserta diminta untuk dilepas dan diletakkan dibawah kursi. Namun sebagian besar “sterilisasi” itu sudah dilakukan pengawas sebelum soal ujian dibagikan kepada peserta.

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Dian Agustia, SE., Ak., MS menyatakan bersyukur bahwa pelaksanaan tes Mandiri II berlangsung lancar, aman, dan bebas dari perjokian. Pada ujian Mandiri II ini PPMB sebenarnya tidak melakukan peningkatan atau pengetatan pengawasan kepada peserta, sebab pengawasan yang dilakukan memang standarnya seperti itu.

”Standar pengawasannya memang demikian, jadi peserta ujian yang laki-laki diperiksa oleh pengawas laki-laki, demikian juga peserta putri juga diperiksa oleh pengawas perempuan. Kalau peserta ijin ke kamar kecil juga diantar oleh pengawas,” kata Dian Agustia, dosen FEB Unair itu di kantornya usai pelaksanaan tes Mandiri II.

Seperti diketahui, pada prosesi pendaftaran Jalur Mandiri II ini terdapat 4.133 orang yang tercatat membeli formulir pendaftaran via on-line, namun hanya 3.701 orang saja (90%) yang melakukan verifikasi. Hasil ujian akan diumumkan 1 Agustus 2012. Peserta ujian jalur Mandiri II itu akan memperebutkan sekitar 900 bangku kuliah S1 atau 50% dari kuota penerimaan mahasiswa baru di 13 Fakultas di Unair melalui Jalur Mandiri. Sisanya yang 60% dijaring dari SNM-PTN jalur Undangan dan Ujian Tertulis.

Dengan selesainya ujian Jalur Mandiri II maka selesailah kesempatan masuk Universitas Airlangga untuk jenjang S1 tahun akademik 2012-2013. Satu kesempatan tersisa tinggal melalui ujian Mandiri Jalur Diploma-3 (D3) dan Alih Jenis (dari lulusan D3 ke S1) untuk Gelombang II.

Jadwal pendaftaran Diploma dan Alih Jenis Gelombang II tersebut adalah: Pembayaran Biaya Ujian (Pra - Pendaftaran) 2-8 Agustus 2012, Verifikasi Dokumen Pendaftaran 6-10 Agustus, Pelaksanaan Ujian Tulis 12 Agustus, Pengumuman Hasil Ujian Tulis 15 Agustus, dan Registrasi Mahasiswa Baru 27-29 Agustus 2012. (Bes)

 
 

 

Warta Unair

Dies Natalis Unair Ke-60 Bagikan 6060 Bibit Tanaman Produktif Pecahkan Rekor Muri

Kampus C – WARTA UNAIR

Universitas Airlangga pada usianya yang ke-60 mendapatkan kado dari Museum Rekor Dunia Indone...

 
Read more

Agenda 31-10-2014